Kumpulan Artikel Menarik!!!
Tampilkan postingan dengan label Tips Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Komputer. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 Mei 2010
Cara Mudah Mereset Password User Windows
Mungkin anda pernah mengalami kejadian seperti ini ? Lupa password untuk login di komputer. Bingung dan panik, mungkin itu yang anda rasakan pada saat itu. Bingung karena dihadapkan pada pilihan antara instal ulang windows atau tidak, padahal data yang ingin kita ambil itu sangat penting dan harus ada pada saat itu juga. Tenang saja semoga tips ini bisa membantu teman-teman yang menghadapi masalah tersebut.
1. Hal pertama yang harus dilakukan adalah me-restart Windows anda dan pada saat booting tekanlah F8 untuk masuk ke menu Windows Advanced Options Menu
2. Ada sekitar 11 options yang bisa kita pilih, seperti Safe Mode, Safe Mode with Networking, Safe Mode with Command Prompt, Enable Boot Logging, Enable VGA Mode, Last Known Good Configuration, Directory Services Restore Mode, Debugging Mode, Disable automatic restart on system failure, Start Windows Normally, dan Reboot.
3. Kemudian pilih menu Safe Mode. Setelah Options Safe Mode dipilih, maka windows akan me-load driver-driver standart windows.
4. Setelah windows selesai me-load driver tersebut, akan muncul menu Login dan dilayar akan tampak user name Administrator dan user anda sendiri.
5. Pilih user name Administrator. Biasanya user name Administrator tidak menggunakan password.
6. Setelah anda login, akan tampil sebuah reminder kalau windows dijalankan dalam option Safe Mode.
7. Akan tampil desktop dengan resolusi yang rendah yaitu 640×480 pixels. Di setiap sudut layar akan telihat tulisan Safe Mode.
8. Kemudian Klik Start > Control Panel > User Account. Setelah itu pilih user name anda.
9. Setelah user name anda terpampang dalam layar monitor, pilih menu Remove my Password. Setelah selesai, reboot kembali windows anda seperti biasa.
10. Setelah tampil menu Login, klik user name anda, dan tidak ada lagi password yang diperlukan untuk Login di user name anda. Setelah proses loading telah selesai, anda bisa men-create kembali password dari Control Panel.
Sumber : zedkha.wordpress.com
Baca selengkapnya »
1. Hal pertama yang harus dilakukan adalah me-restart Windows anda dan pada saat booting tekanlah F8 untuk masuk ke menu Windows Advanced Options Menu
2. Ada sekitar 11 options yang bisa kita pilih, seperti Safe Mode, Safe Mode with Networking, Safe Mode with Command Prompt, Enable Boot Logging, Enable VGA Mode, Last Known Good Configuration, Directory Services Restore Mode, Debugging Mode, Disable automatic restart on system failure, Start Windows Normally, dan Reboot.
3. Kemudian pilih menu Safe Mode. Setelah Options Safe Mode dipilih, maka windows akan me-load driver-driver standart windows.
4. Setelah windows selesai me-load driver tersebut, akan muncul menu Login dan dilayar akan tampak user name Administrator dan user anda sendiri.
5. Pilih user name Administrator. Biasanya user name Administrator tidak menggunakan password.
6. Setelah anda login, akan tampil sebuah reminder kalau windows dijalankan dalam option Safe Mode.
7. Akan tampil desktop dengan resolusi yang rendah yaitu 640×480 pixels. Di setiap sudut layar akan telihat tulisan Safe Mode.
8. Kemudian Klik Start > Control Panel > User Account. Setelah itu pilih user name anda.
9. Setelah user name anda terpampang dalam layar monitor, pilih menu Remove my Password. Setelah selesai, reboot kembali windows anda seperti biasa.
10. Setelah tampil menu Login, klik user name anda, dan tidak ada lagi password yang diperlukan untuk Login di user name anda. Setelah proses loading telah selesai, anda bisa men-create kembali password dari Control Panel.
Sumber : zedkha.wordpress.com
Minggu, 09 Mei 2010
Hilangkan password BIOS
Password BIOS biasanya digunakan user untuk melindungi seting BIOS pada komputer. Dan bila anda ingin mereset password pada BIOS tidak perlu susah-susah untuk mengkoneksikan bateray CMOS nya, dengan sedikit trik pada DOS, anda bisa mereset password BIOS tersebut.
Caranya : reboot komputer dan jalankan dengan modus MS-DOS mode, gunakan pilihan “command prompt only”. Pada C:\> prompt, ketik : DEBUG tekan enter. Anda akan melihat tanda (-) pada DEBUG prompt. Kemudian ketik : 0 70 2e pada DEBUG prompt akan ditampilkan seperti -0 70 2e. Tekan enter dan ketik : 0 71 ff tekan enter, terakhir, ketik : Q tekan enter, maka anda akan keluar dari DEBUG prompt dan kembali pada C:\> prompt. Sekarang coba anda masuk ke BIOS maka password BIOS pun telah terbuka.
Sumber : mengkys.wordpress.com
Baca selengkapnya »
Caranya : reboot komputer dan jalankan dengan modus MS-DOS mode, gunakan pilihan “command prompt only”. Pada C:\> prompt, ketik : DEBUG tekan enter. Anda akan melihat tanda (-) pada DEBUG prompt. Kemudian ketik : 0 70 2e pada DEBUG prompt akan ditampilkan seperti -0 70 2e. Tekan enter dan ketik : 0 71 ff tekan enter, terakhir, ketik : Q tekan enter, maka anda akan keluar dari DEBUG prompt dan kembali pada C:\> prompt. Sekarang coba anda masuk ke BIOS maka password BIOS pun telah terbuka.
Sumber : mengkys.wordpress.com
Kamis, 06 Mei 2010
Memaksimalkan Kapasitas RAM pada Operating System
Ada beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan kapasitas RAM pada Operatyng System. Berikut adalah salah satu langkah-langkahnya :
Aktifkan mode PAE pada Windows XP :
1. Klik kanan pada My Computer dan pilih “Properties”
2. Buka tab Advanced dan di bawah tab Startup and Recovery, di Settings dan klik “Edit”
3. Ini akan membuka notepad yang berisi file boot.ini. Dibawah tulisan “[operating systems]” tertulis baris: multi (0) disk (0) rdisk (0) partition (2) WINDOWS = “Microsoft Windows XP” / noexecute = OptIn / fastdetect coba ubah menjadi: multi (0) disk (0) rdisk (0) partition (1) WINDOWS = “Microsoft Windows XP” / noexecute = OptIn / PAE
4. Simpan file tadi dan keluar.
Aktifkan mode PAE pada Windows Vista :
1. Tekan Windows key + R, kemudian ketikan cmd terus tekan enter
2. Tekan Ctrl + Shift + Enter untuk mengeksekusi prompt sebagai administrator
3. Enter command Bcdedit / Set SAP forceenable dan tekan enter.
Aktifkan mode PAE pada Linux Ubuntu :
1. Buka terminal/konsol dan jalankan perintah untuk install sebuah kernel PAE: sudo apt-get update sudo sudo apt-get install linux-headers-server linux-image-server linux-server
2. Setelah installasi, restart system dengan new kernel yang baru: sudo reboot
Baca selengkapnya »
Aktifkan mode PAE pada Windows XP :
1. Klik kanan pada My Computer dan pilih “Properties”
2. Buka tab Advanced dan di bawah tab Startup and Recovery, di Settings dan klik “Edit”
3. Ini akan membuka notepad yang berisi file boot.ini. Dibawah tulisan “[operating systems]” tertulis baris: multi (0) disk (0) rdisk (0) partition (2) WINDOWS = “Microsoft Windows XP” / noexecute = OptIn / fastdetect coba ubah menjadi: multi (0) disk (0) rdisk (0) partition (1) WINDOWS = “Microsoft Windows XP” / noexecute = OptIn / PAE
4. Simpan file tadi dan keluar.
Aktifkan mode PAE pada Windows Vista :
1. Tekan Windows key + R, kemudian ketikan cmd terus tekan enter
2. Tekan Ctrl + Shift + Enter untuk mengeksekusi prompt sebagai administrator
3. Enter command Bcdedit / Set SAP forceenable dan tekan enter.
Aktifkan mode PAE pada Linux Ubuntu :
1. Buka terminal/konsol dan jalankan perintah untuk install sebuah kernel PAE: sudo apt-get update sudo sudo apt-get install linux-headers-server linux-image-server linux-server
2. Setelah installasi, restart system dengan new kernel yang baru: sudo reboot
Rabu, 03 Maret 2010
Membersihkan komputer dengan mudah dan cepat
Trik membersihkan komputer dengan mudah dan cepat, hanya dengan notepad
1. Copy teks di bawah ini
@ECHO off
color DE
title BbOy88SaFwAnE-WwW.SialNity.com
SET T1= Done By BbOy88SaFwAnE
DEL %systemroot%\prefetch\ /Q /S
DEL “%USERPROFILE%\Local Settings\Temporary Internet Files” /Q /S /F
DEL “%USERPROFILE%\Local Settings\Temp” /Q /S /F
DEL “%USERPROFILE%\Local Settings\Historique” /Q /S /F
DEL “%USERPROFILE%\RECENT” /Q /S /F
DEL “%USERPROFILE%\Cookies” /Q /S /F
Echo ******* *******
Echo ****** ******
Echo ***** *****
Echo **** Finished ****
Echo ***** *****
Echo ****** ******
Echo ******* *******
Pause
start www.sialnity.com
EXIT
2. buka notepad dan paste teksnya tadi
3. Simpan/save dengan format namafile.bat. Klik [File] [Save] lalu pada form isian File name ketik namafile.bat Sedangkan pada Save as type pilih ‘All files’. Klik [Save] sesudahnya.
4. klik dua kali untuk membersihkan komputer anda.
Sumber: http://www.sialnity.com/pi/2009/04/02/how-to-clean-your-computer-without-program-easy-faster/
Baca selengkapnya »
1. Copy teks di bawah ini
@ECHO off
color DE
title BbOy88SaFwAnE-WwW.SialNity.com
SET T1= Done By BbOy88SaFwAnE
DEL %systemroot%\prefetch\ /Q /S
DEL “%USERPROFILE%\Local Settings\Temporary Internet Files” /Q /S /F
DEL “%USERPROFILE%\Local Settings\Temp” /Q /S /F
DEL “%USERPROFILE%\Local Settings\Historique” /Q /S /F
DEL “%USERPROFILE%\RECENT” /Q /S /F
DEL “%USERPROFILE%\Cookies” /Q /S /F
Echo ******* *******
Echo ****** ******
Echo ***** *****
Echo **** Finished ****
Echo ***** *****
Echo ****** ******
Echo ******* *******
Pause
start www.sialnity.com
EXIT
2. buka notepad dan paste teksnya tadi
3. Simpan/save dengan format namafile.bat. Klik [File] [Save] lalu pada form isian File name ketik namafile.bat Sedangkan pada Save as type pilih ‘All files’. Klik [Save] sesudahnya.
4. klik dua kali untuk membersihkan komputer anda.
Sumber: http://www.sialnity.com/pi/2009/04/02/how-to-clean-your-computer-without-program-easy-faster/
Kombinasi Tombol Keyboard Untuk Kode ASCII
Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal.
Kode ASCII selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks.
Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit.
Dimulai dari 00000000 hingga 11111111.
Total kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan Desimal.
Contoh : Tekan dan tahan tombol ALT pada keyboard lalu tekan angka 1 pada Numpad keyboard, setelah itu lepaskan tombol ALT. Kombinasi ini akan menghasilkan karakter ☺ .
Berikut adalah kumpulan kode ascii yang dapat anda gunakan dengan cara melakukan kombinasi pada tombol keyboard anda.
1. alt + 1 = ☺
2. alt + 2 = ☻
3. alt + 3 = ♥
4. alt + 4 = ♦
5. alt + 5 = ♣
6. alt + 6 = ♠
7. alt + 7 = •
8. alt + 8 = ◘
9. alt + 9 = ○
10. alt + 10 = ◙
11. alt + 11 = ♂
12. alt + 12 = ♀
13. alt + 13 = ♪
14. alt + 14 = ♫
15. alt + 15 = ☼
16. alt + 16 = ►
17. alt + 17 = ◄
18. alt + 18 = ↕
19. alt + 19 = ‼
20. alt + 20 = ¶
21. alt + 21 = §
22. alt + 22 = ▬
23. alt + 23 = ↨
24. alt + 24 = ↑
25. alt + 25 = ↓
26. alt + 26 = →
27. alt + 27 = ←
28. alt + 28 = ∟
29. alt + 29 = ↔
30. alt + 30 = ▲
31. alt + 31 = ▼
32. alt + 32 = “space”
33. alt + 33 = !
34. alt + 34 = “
35. alt + 35 = #
36. alt + 36 = $
37. alt + 37 = %
38. alt + 38 = &
39. alt + 39 = ‘
40. alt + 40 = (
41. alt + 41 = )
42. alt + 42 = *
43. alt + 43 = +
44. alt + 44 = ,
45. alt + 45 = -
46. alt + 46 = .
47. alt + 47 = /
48. alt + 48 = 0
49. alt + 49 = 1
50. alt + 50 = 2
51. alt + 51 = 3
52. alt + 52 = 4
53. alt + 53 = 5
54. alt + 54 = 6
55. alt + 55 = 7
56. alt + 56 = 8
57. alt + 57 = 9
58. alt + 58 = :
59. alt + 59 = ;
60. alt + 60 = <
61. alt + 61 = =
62. alt + 62 = >
63. alt + 63 = ?
64. alt + 64 = @
65. alt + 65 = A
66. alt + 66 = B
67. alt + 67 = C
68. alt + 68 = D
69. alt + 69 = E
70. alt + 70 = F
71. alt + 71 = G
72. alt + 72 = H
73. alt + 73 = I
74. alt + 74 = J
75. alt + 75 = K
76. alt + 76 = L
77. alt + 77 = M
78. alt + 78 = N
79. alt + 79 = O
80. alt + 80 = P
81. alt + 81 = Q
82. alt + 82 = R
83. alt + 83 = S
84. alt + 84 = T
85. alt + 85 = U
86. alt + 86 = V
87. alt + 87 = W
88. alt + 88 = X
89. alt + 89 = Y
90. alt + 90 = Z
91. alt + 91 = [
92. alt + 92 = \
93. alt + 93 = ]
94. alt + 94 = ^
95. alt + 95 = _
96. alt + 96 = `
97. alt + 97 = a
98. alt + 98 = b
99. alt + 99 = c
100. alt + 100 = d
101. alt + 101 = e
102. alt + 102 = f
103. alt + 103 = g
104. alt + 104 = h
105. alt + 105 = i
106. alt + 106 = j
107. alt + 107 = k
108. alt + 108 = l
109. alt + 109 = m
110. alt + 110 = n
111. alt + 111 = o
112. alt + 112 = p
113. alt + 113 = q
114. alt + 114 = r
115. alt + 115 = s
116. alt + 116 = t
117. alt + 117 = u
118. alt + 118 = v
119. alt + 119 = w
120. alt + 120 = x
121. alt + 121 = y
122. alt + 122 = z
123. alt + 123 = {
124. alt + 124 = |
125. alt + 125 = }
126. alt + 126 = ~
127. alt + 127 = ⌂
128. alt + 128 = Ç
129. alt + 129 = ü
130. alt + 130 = é
131. alt + 131 = â
132. alt + 132 = ä
133. alt + 133 = à
134. alt + 134 = å
135. alt + 135 = ç
136. alt + 136 = ê
137. alt + 137 = ë
138. alt + 138 = è
139. alt + 139 = ï
140. alt + 140 = î
141. alt + 141 = ì
142. alt + 142 = Ä
143. alt + 143 = Å
144. alt + 144 = É
145. alt + 145 = æ
146. alt + 146 = Æ
147. alt + 147 = ô
148. alt + 148 = ö
149. alt + 149 = ò
150. alt + 150 = û
151. alt + 151 = ù
152. alt + 152 = ÿ
153. alt + 153 = Ö
154. alt + 154 = Ü
155. alt + 155 = ¢
156. alt + 156 = £
157. alt + 157 = ¥
158. alt + 158 = ₧
159. alt + 159 = ƒ
160. alt + 160 = á
161. alt + 161 = í
162. alt + 162 = ó
163. alt + 163 = ú
164. alt + 164 = ñ
165. alt + 165 = Ñ
166. alt + 166 = ª
167. alt + 167 = º
168. alt + 168 = ¿
169. alt + 169 = ⌐
170. alt + 170 = ¬
171. alt + 171 = ½
172. alt + 172 = ¼
173. alt + 173 = ¡
174. alt + 174 = «
175. alt + 175 = »
176. alt + 176 = ░
177. alt + 177 = ▒
178. alt + 178 = ▓
179. alt + 179 = │
180. alt + 180 = ┤
181. alt + 181 = ╡
182. alt + 182 = ╢
183. alt + 183 = ╖
184. alt + 184 = ╕
185. alt + 185 = ╣
186. alt + 186 = ║
187. alt + 187 = ╗
188. alt + 188 = ╝
189. alt + 189 = ╜
190. alt + 190 = ╛
191. alt + 191 = ┐
192. alt + 192 = └
193. alt + 193 = ┴
194. alt + 194 = ┬
195. alt + 195 = ├
196. alt + 196 = ─
197. alt + 197 = ┼
198. alt + 198 = ╞
199. alt + 199 = ╟
200. alt + 200 = ╚
201. alt + 201 = ╔
202. alt + 202 = ╩
203. alt + 203 = ╦
204. alt + 204 = ╠
205. alt + 205 = ═
206. alt + 206 = ╬
207. alt + 207 = ╧
208. alt + 208 = ╨
209. alt + 209 = ╤
210. alt + 210 = ╥
211. alt + 211 = ╙
212. alt + 212 = ╘
213. alt + 213 = ╒
214. alt + 214 = ╓
215. alt + 215 = ╫
216. alt + 216 = ╪
217. alt + 217 = ┘
218. alt + 218 = ┌
219. alt + 219 = █
220. alt + 220 = ▄
221. alt + 221 = ▌
222. alt + 222 = ▐
223. alt + 223 = ▀
224. alt + 224 = α
225. alt + 225 = ß
226. alt + 226 = Γ
227. alt + 227 = π
228. alt + 228 = Σ
229. alt + 229 = σ
230. alt + 230 = µ
231. alt + 231 = τ
232. alt + 232 = Φ
233. alt + 233 = Θ
234. alt + 234 = Ω
235. alt + 235 = δ
236. alt + 236 = ∞
237. alt + 237 = φ
238. alt + 238 = ε
239. alt + 239 = ∩
240. alt + 240 = ≡
241. alt + 241 = ±
242. alt + 242 = ≥
243. alt + 243 = ≤
244. alt + 244 = ⌠
245. alt + 245 = ⌡
246. alt + 246 = ÷
247. alt + 247 = ≈
248. alt + 248 = °
249. alt + 249 = ∙
250. alt + 250 = ·
251. alt + 251 = √
252. alt + 252 = ⁿ
253. alt + 253 = ²
254. alt + 254 = ■
255. alt + 255 = “space”
Sumber: http://finderonly.com/2009/03/11/kombinasi-tombol-keyboard-untuk-kode-ascii/
Baca selengkapnya »
Kode ASCII selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks.
Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit.
Dimulai dari 00000000 hingga 11111111.
Total kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan Desimal.
Contoh : Tekan dan tahan tombol ALT pada keyboard lalu tekan angka 1 pada Numpad keyboard, setelah itu lepaskan tombol ALT. Kombinasi ini akan menghasilkan karakter ☺ .
Berikut adalah kumpulan kode ascii yang dapat anda gunakan dengan cara melakukan kombinasi pada tombol keyboard anda.
1. alt + 1 = ☺
2. alt + 2 = ☻
3. alt + 3 = ♥
4. alt + 4 = ♦
5. alt + 5 = ♣
6. alt + 6 = ♠
7. alt + 7 = •
8. alt + 8 = ◘
9. alt + 9 = ○
10. alt + 10 = ◙
11. alt + 11 = ♂
12. alt + 12 = ♀
13. alt + 13 = ♪
14. alt + 14 = ♫
15. alt + 15 = ☼
16. alt + 16 = ►
17. alt + 17 = ◄
18. alt + 18 = ↕
19. alt + 19 = ‼
20. alt + 20 = ¶
21. alt + 21 = §
22. alt + 22 = ▬
23. alt + 23 = ↨
24. alt + 24 = ↑
25. alt + 25 = ↓
26. alt + 26 = →
27. alt + 27 = ←
28. alt + 28 = ∟
29. alt + 29 = ↔
30. alt + 30 = ▲
31. alt + 31 = ▼
32. alt + 32 = “space”
33. alt + 33 = !
34. alt + 34 = “
35. alt + 35 = #
36. alt + 36 = $
37. alt + 37 = %
38. alt + 38 = &
39. alt + 39 = ‘
40. alt + 40 = (
41. alt + 41 = )
42. alt + 42 = *
43. alt + 43 = +
44. alt + 44 = ,
45. alt + 45 = -
46. alt + 46 = .
47. alt + 47 = /
48. alt + 48 = 0
49. alt + 49 = 1
50. alt + 50 = 2
51. alt + 51 = 3
52. alt + 52 = 4
53. alt + 53 = 5
54. alt + 54 = 6
55. alt + 55 = 7
56. alt + 56 = 8
57. alt + 57 = 9
58. alt + 58 = :
59. alt + 59 = ;
60. alt + 60 = <
61. alt + 61 = =
62. alt + 62 = >
63. alt + 63 = ?
64. alt + 64 = @
65. alt + 65 = A
66. alt + 66 = B
67. alt + 67 = C
68. alt + 68 = D
69. alt + 69 = E
70. alt + 70 = F
71. alt + 71 = G
72. alt + 72 = H
73. alt + 73 = I
74. alt + 74 = J
75. alt + 75 = K
76. alt + 76 = L
77. alt + 77 = M
78. alt + 78 = N
79. alt + 79 = O
80. alt + 80 = P
81. alt + 81 = Q
82. alt + 82 = R
83. alt + 83 = S
84. alt + 84 = T
85. alt + 85 = U
86. alt + 86 = V
87. alt + 87 = W
88. alt + 88 = X
89. alt + 89 = Y
90. alt + 90 = Z
91. alt + 91 = [
92. alt + 92 = \
93. alt + 93 = ]
94. alt + 94 = ^
95. alt + 95 = _
96. alt + 96 = `
97. alt + 97 = a
98. alt + 98 = b
99. alt + 99 = c
100. alt + 100 = d
101. alt + 101 = e
102. alt + 102 = f
103. alt + 103 = g
104. alt + 104 = h
105. alt + 105 = i
106. alt + 106 = j
107. alt + 107 = k
108. alt + 108 = l
109. alt + 109 = m
110. alt + 110 = n
111. alt + 111 = o
112. alt + 112 = p
113. alt + 113 = q
114. alt + 114 = r
115. alt + 115 = s
116. alt + 116 = t
117. alt + 117 = u
118. alt + 118 = v
119. alt + 119 = w
120. alt + 120 = x
121. alt + 121 = y
122. alt + 122 = z
123. alt + 123 = {
124. alt + 124 = |
125. alt + 125 = }
126. alt + 126 = ~
127. alt + 127 = ⌂
128. alt + 128 = Ç
129. alt + 129 = ü
130. alt + 130 = é
131. alt + 131 = â
132. alt + 132 = ä
133. alt + 133 = à
134. alt + 134 = å
135. alt + 135 = ç
136. alt + 136 = ê
137. alt + 137 = ë
138. alt + 138 = è
139. alt + 139 = ï
140. alt + 140 = î
141. alt + 141 = ì
142. alt + 142 = Ä
143. alt + 143 = Å
144. alt + 144 = É
145. alt + 145 = æ
146. alt + 146 = Æ
147. alt + 147 = ô
148. alt + 148 = ö
149. alt + 149 = ò
150. alt + 150 = û
151. alt + 151 = ù
152. alt + 152 = ÿ
153. alt + 153 = Ö
154. alt + 154 = Ü
155. alt + 155 = ¢
156. alt + 156 = £
157. alt + 157 = ¥
158. alt + 158 = ₧
159. alt + 159 = ƒ
160. alt + 160 = á
161. alt + 161 = í
162. alt + 162 = ó
163. alt + 163 = ú
164. alt + 164 = ñ
165. alt + 165 = Ñ
166. alt + 166 = ª
167. alt + 167 = º
168. alt + 168 = ¿
169. alt + 169 = ⌐
170. alt + 170 = ¬
171. alt + 171 = ½
172. alt + 172 = ¼
173. alt + 173 = ¡
174. alt + 174 = «
175. alt + 175 = »
176. alt + 176 = ░
177. alt + 177 = ▒
178. alt + 178 = ▓
179. alt + 179 = │
180. alt + 180 = ┤
181. alt + 181 = ╡
182. alt + 182 = ╢
183. alt + 183 = ╖
184. alt + 184 = ╕
185. alt + 185 = ╣
186. alt + 186 = ║
187. alt + 187 = ╗
188. alt + 188 = ╝
189. alt + 189 = ╜
190. alt + 190 = ╛
191. alt + 191 = ┐
192. alt + 192 = └
193. alt + 193 = ┴
194. alt + 194 = ┬
195. alt + 195 = ├
196. alt + 196 = ─
197. alt + 197 = ┼
198. alt + 198 = ╞
199. alt + 199 = ╟
200. alt + 200 = ╚
201. alt + 201 = ╔
202. alt + 202 = ╩
203. alt + 203 = ╦
204. alt + 204 = ╠
205. alt + 205 = ═
206. alt + 206 = ╬
207. alt + 207 = ╧
208. alt + 208 = ╨
209. alt + 209 = ╤
210. alt + 210 = ╥
211. alt + 211 = ╙
212. alt + 212 = ╘
213. alt + 213 = ╒
214. alt + 214 = ╓
215. alt + 215 = ╫
216. alt + 216 = ╪
217. alt + 217 = ┘
218. alt + 218 = ┌
219. alt + 219 = █
220. alt + 220 = ▄
221. alt + 221 = ▌
222. alt + 222 = ▐
223. alt + 223 = ▀
224. alt + 224 = α
225. alt + 225 = ß
226. alt + 226 = Γ
227. alt + 227 = π
228. alt + 228 = Σ
229. alt + 229 = σ
230. alt + 230 = µ
231. alt + 231 = τ
232. alt + 232 = Φ
233. alt + 233 = Θ
234. alt + 234 = Ω
235. alt + 235 = δ
236. alt + 236 = ∞
237. alt + 237 = φ
238. alt + 238 = ε
239. alt + 239 = ∩
240. alt + 240 = ≡
241. alt + 241 = ±
242. alt + 242 = ≥
243. alt + 243 = ≤
244. alt + 244 = ⌠
245. alt + 245 = ⌡
246. alt + 246 = ÷
247. alt + 247 = ≈
248. alt + 248 = °
249. alt + 249 = ∙
250. alt + 250 = ·
251. alt + 251 = √
252. alt + 252 = ⁿ
253. alt + 253 = ²
254. alt + 254 = ■
255. alt + 255 = “space”
Sumber: http://finderonly.com/2009/03/11/kombinasi-tombol-keyboard-untuk-kode-ascii/
Senin, 15 Februari 2010
Tips Volume-based atau Time-based
Seperti koneksi Internet lainnya, layanan GPRS yang disediakan provider GSM bisa dibagi menjadi 2 macam: volume-based dan time-based.
Dengan layanan volume-based, kita akan dikenai biaya sesuai seberapa besar kita melakukan transfer data via Internet. Sedangkan dengan layanan time-based, kita akan dikenai biaya sesuai seberapa lama kita terhubung dengan internet. Jika operator GSM kamu mendukung keduanya, seperti IM3, silakan berganti-ganti jenis koneksi sesuai kebutuhan.
Pilih volume-based jika ingin:
chatting
browsing informasi tekstual
Pilih time-based jika ingin:
download
browsing informasi multimedia
Baca selengkapnya »
Dengan layanan volume-based, kita akan dikenai biaya sesuai seberapa besar kita melakukan transfer data via Internet. Sedangkan dengan layanan time-based, kita akan dikenai biaya sesuai seberapa lama kita terhubung dengan internet. Jika operator GSM kamu mendukung keduanya, seperti IM3, silakan berganti-ganti jenis koneksi sesuai kebutuhan.
Pilih volume-based jika ingin:
chatting
browsing informasi tekstual
Pilih time-based jika ingin:
download
browsing informasi multimedia
Mengubah Tampilan Windows Dengan TrueTransparency
Saat ini ada banyak sekali software yang dapat digunakan untuk mengganti tampilan Windows, misalnya dengan transformation pack, WindowBlinds, Talisman, dan sebagainya. Salah satu “kelemahan” dari transformation pack adalah seringkali membuat Windows kurang stabil alias sering hang.
Sekarang ada lagi software yang bisa Anda gunakan untuk membuat “beda” Windows Anda, yaitu dengan menggunakan TrueTransparency. Software ini cukup kecil, tidak makan resource yang besar dan yang tidak kalah penting adalah gratis.
Kalau Anda pengen mencoba TrueTransparency, Anda bisa download di http://www.crystalxp.net. Untuk tambahan skin baru Anda bisa download di http://browse.deviantart.com.
TrueTransparency tidak dilengkapi dengan installer, jadi untuk menjalankan software ini Anda tinggal mengekstrak file yang sudah Anda download dan klik 2x pada file TrueTransparency.exe.
Sumber: Klik-Kanan.com
Baca selengkapnya »
Sekarang ada lagi software yang bisa Anda gunakan untuk membuat “beda” Windows Anda, yaitu dengan menggunakan TrueTransparency. Software ini cukup kecil, tidak makan resource yang besar dan yang tidak kalah penting adalah gratis.
Kalau Anda pengen mencoba TrueTransparency, Anda bisa download di http://www.crystalxp.net. Untuk tambahan skin baru Anda bisa download di http://browse.deviantart.com.
TrueTransparency tidak dilengkapi dengan installer, jadi untuk menjalankan software ini Anda tinggal mengekstrak file yang sudah Anda download dan klik 2x pada file TrueTransparency.exe.
Sumber: Klik-Kanan.com
Mengamankan File dan Folder
Salah satu kelebihan Windows Vista adalah kemampuan untuk mengenkripsi file maupun folder. Dengan dibuatnya suatu enkripsi, maka file atau folder yang Anda miliki tidak akan dapat diakses oleh pengguna lain.
Untuk melakukan enkripsi, lakukan langkah-langkah berikut:
1 Buka Windows Explorer, kemudian bukalah folder yang akan Anda enkripsi.
2 Setelah itu, klik kanan pada folder atau file yang ingin Anda enkripsi, kemudian pilih [Properties].
3 Dari jendela properti folder, klik tombol [Advanced] yang terdapat di tab [General].
4 Beri tanda cek Encrypt content to secure data.
5 Klik [OK] dan kemudian [OK] lagi. Nama file atau folder akan berubah menjadi hijau yang menandakan bahwa file/folder itu sudah terenkripsi.
Apabila Anda mengenkripsi sebuah folder kemudian memasukkan beberapa file ke dalam folder tersebut, secara otomatis file yang ada di dalamnya akan ikut terenkripsi. Namun, jika Anda mengeluarkannya dari folder tersebut, file tadi akan terdekripsi. Hal ini tidak berlaku jika yang Anda enkripsi adalah file. Enkripsi akan tetap berlaku, tidak masalah di manapun Anda menempatkannya.
Untuk mendekripsi file atau folder, ulangi proses di atas, tapi pada langkah ke empat hapus kotak cek Encrypt Content to Secure Data. Pastikan Anda melakukan dekripsi dari akun yang sama dengan akun yang digunakan untuk enkripsi. Sebab, proses dekripsi ini tidak akan berhasil jika dilakukan dari akun lain.
Tidak kalah dengan iklan-iklan operator seluler, ketika memindahkan atau menggandakan file, berlaku segepok syarat dan ketentuan ini:
i. Jika Anda memindahkan atau menggandakan file yang tidak terenkripsi ke dalam folder yang terenkripsi, file tersebut akan menjadi terenkripsi.
ii. Jika Anda memindahkan atau menggandakan sebuah file dari sebuah folder terenkripsi ke dalam sebuah folder yang tidak terenkripsi, maka enkripsi itu akan dipindahkan.
iii. Jika Anda telah mengenkripsi sendiri sebuah file (tidak hanya folder di mana file berada di dalamnya), file tersebut akan tetap terenkripsi tidak peduli di manapun dia dipindahkan atau digandakan.
iv. Jika Anda mencoba untuk memindahkan sebuah file atau folder yang terenkripsi ke dalam sebuah drive non NTFS, maka enkripsi akan dipindahkan.
v. Jika Anda menghapus sebuah file atau folder terenkripsi ke dalam Recycle Bin, dia akan tetap terenkripsi di dalam Recycle Bin.
Sumber : TabloidPCplus.com
Baca selengkapnya »
Untuk melakukan enkripsi, lakukan langkah-langkah berikut:
1 Buka Windows Explorer, kemudian bukalah folder yang akan Anda enkripsi.
2 Setelah itu, klik kanan pada folder atau file yang ingin Anda enkripsi, kemudian pilih [Properties].
3 Dari jendela properti folder, klik tombol [Advanced] yang terdapat di tab [General].
4 Beri tanda cek Encrypt content to secure data.
5 Klik [OK] dan kemudian [OK] lagi. Nama file atau folder akan berubah menjadi hijau yang menandakan bahwa file/folder itu sudah terenkripsi.
Apabila Anda mengenkripsi sebuah folder kemudian memasukkan beberapa file ke dalam folder tersebut, secara otomatis file yang ada di dalamnya akan ikut terenkripsi. Namun, jika Anda mengeluarkannya dari folder tersebut, file tadi akan terdekripsi. Hal ini tidak berlaku jika yang Anda enkripsi adalah file. Enkripsi akan tetap berlaku, tidak masalah di manapun Anda menempatkannya.
Untuk mendekripsi file atau folder, ulangi proses di atas, tapi pada langkah ke empat hapus kotak cek Encrypt Content to Secure Data. Pastikan Anda melakukan dekripsi dari akun yang sama dengan akun yang digunakan untuk enkripsi. Sebab, proses dekripsi ini tidak akan berhasil jika dilakukan dari akun lain.
Tidak kalah dengan iklan-iklan operator seluler, ketika memindahkan atau menggandakan file, berlaku segepok syarat dan ketentuan ini:
i. Jika Anda memindahkan atau menggandakan file yang tidak terenkripsi ke dalam folder yang terenkripsi, file tersebut akan menjadi terenkripsi.
ii. Jika Anda memindahkan atau menggandakan sebuah file dari sebuah folder terenkripsi ke dalam sebuah folder yang tidak terenkripsi, maka enkripsi itu akan dipindahkan.
iii. Jika Anda telah mengenkripsi sendiri sebuah file (tidak hanya folder di mana file berada di dalamnya), file tersebut akan tetap terenkripsi tidak peduli di manapun dia dipindahkan atau digandakan.
iv. Jika Anda mencoba untuk memindahkan sebuah file atau folder yang terenkripsi ke dalam sebuah drive non NTFS, maka enkripsi akan dipindahkan.
v. Jika Anda menghapus sebuah file atau folder terenkripsi ke dalam Recycle Bin, dia akan tetap terenkripsi di dalam Recycle Bin.
Sumber : TabloidPCplus.com
Solusi ketika tidak bisa memilih opsi show hidden file
Mungkin Anda pernah mengalami masalah ini. Ketika ada folder yang dihidden (disembunyikan), lalu memilih show hidden files tapi tidak bisa diceklis. Ketika diklik OK malah kembali ke semula.
Kebetulan saja saya pun mengalami. Jadi, bisa membuat artikel ini. Kalau Anda belum menemukan solusinya, mungkin bisa mencoba salah satu cara yang saya lakukan.
Buka Run dan ketik regedit. Lalu tekan enter.
Buka HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL.
Ubah nilai value CheckedValue dan DefaultValue menjadi angka 1 (satu) lalu klik OK.
Buka kembali window explorer dan klik menu Tools > Options.
Klik tab View. Lalu ceklis Show hidden files and folder. Klik OK.
Sekarang, Show hidden files and folders bisa dipilih lagi.
Sumber : http://www.sudarma.info
Baca selengkapnya »
Kebetulan saja saya pun mengalami. Jadi, bisa membuat artikel ini. Kalau Anda belum menemukan solusinya, mungkin bisa mencoba salah satu cara yang saya lakukan.
Buka Run dan ketik regedit. Lalu tekan enter.
Buka HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL.
Ubah nilai value CheckedValue dan DefaultValue menjadi angka 1 (satu) lalu klik OK.
Buka kembali window explorer dan klik menu Tools > Options.
Klik tab View. Lalu ceklis Show hidden files and folder. Klik OK.
Sekarang, Show hidden files and folders bisa dipilih lagi.
Sumber : http://www.sudarma.info
Sabtu, 13 Februari 2010
Tips sebelum menggunakan Windows 7
Tertarik mencoba Windows 7, sistem operasi terbaru dari Microsoft? Sebelum mencoba menggunakannya, dengarkan dulu nasihat dari Microsoft soal kemampuan PC yang digunakan.Tapi, tak perlu repot-repot menelepon Customer Service Microsoft untuk mendapatkannya. Raksasa piranti lunak itu telah menyiapkan aplikasi yang mampu memberikan nasihat pada pengguna PC yang hendak memasang Windows 7.
Aplikasi itu bernama Windows 7 Upgrade Advisor yang berfungsi memindai komputer dan memberitahukan apakah komputer yang digunakan bisa menjalankan Windows 7.
Saat dijalankan aplikasi akan memeriksa empat kebutuhan sistem:
* RAM. Windows 7 membutuhkan RAM minimal 1 GB untuk versi 32-bit dan 2 GB untuk 64-bit.
* Hardisk. Windows 7 membutuhkan 16 GB ruang hardisk untuk versi 32-bit dan 20 GB untuk 64-bit.
* Kecepatan CPU. Kecepatan CPU minimal bagi Windows 7 adalah 1 GHz.
* Kemampuan Windows Aero.
Windows 7 Upgrade Advisor juga bisa memberitahu apakah pengguna bisa melakukan Upgrade langsung ke Windows 7 atau harus melakukan instalasi dari awal. Aplikasi itu juga akan memeriksa perangkat serta program yang terpasang.
Windows 7 Upgrade Advisor (versi Beta) tersedia untuk diunduh pada situs Microsoft dengan ukuran 6.3 MB. Jika dijalankan pada Windows XP, komputer harus dilengkapi dengan .NET Framework 2.0.
Windows 7 RC1
Para Pengkritik dan pengguna Windows sepertinya bakal takjub dengan hadirnya RC 1 ini. Untuk menghindari kritik "pedas" dari para konsumen, Microsoft kini lebih berhati-hati dalam pengembangan Windows 7.
Sebelumnya pada versi beta, user diberi kesempatan untuk 'mengenal' fitur-fitur baru pada Windows 7. Kini RC 1 hadir dengan penyempurnaan dari fitur-fitur tersebut.
Sebelum menginstal Windows 7 RC 1, ada beberapa hal penting yang perlu anda ketahui:
1. Beberapa perubahan baru seperti:
* Perbaikan Taskbar menjadi lebih responsif dan terasa lega.
* Kemampuan streaming musik melalui Windows Media Player.
* Mengaktifkan/nonaktifkan beberapa fitur Windows. Anda kini dapat 'membuang' Internet Explorer 8 dan beberapa software bawaan Windows lainnya.
* Penambahan Driver Support, anda kini tidak perlu mencari driver baru ketika instalasi Windows 7. Windows 7 otomatis akan mengenali driver tersebut.
* Penambahan wallpapers, themes dan sound schemes yang baru.
2. Anda tidak perlu lagi menggunakan DVD atau bootable disk saat instalasi Windows 7. Anda dapat melakukannya dari dalam Windows itu sendiri.
3. Instalasi upgrade dari versi Beta, kini tidak bekerja lagi pada versi RC 1.
4. Windows 7 ini dapat berjalan dengan VMWare atau Virtual PC.
5. Kemampuan me-repair Windows kini lebih mudah pengoperasiannya. Windows 7 dapat mendeteksi kesalahan sistem Windows, sebelum anda me-repair-nya.
6. Windows XP lama masih bisa berjalan dalam Windows 7, melalui aplikasi Windows XP Mode (XPM). Apakah Windows XPM itu? Nantikan pembahasannya kelak.
7. Kalian dapat menikmati Windows 7 RC 1 ini gratis selama sekitar 1 tahun, sampai batas waktu 1 Juni 2010.
Sumber : http://www.t1to.com/
Baca selengkapnya »
Aplikasi itu bernama Windows 7 Upgrade Advisor yang berfungsi memindai komputer dan memberitahukan apakah komputer yang digunakan bisa menjalankan Windows 7.
Saat dijalankan aplikasi akan memeriksa empat kebutuhan sistem:
* RAM. Windows 7 membutuhkan RAM minimal 1 GB untuk versi 32-bit dan 2 GB untuk 64-bit.
* Hardisk. Windows 7 membutuhkan 16 GB ruang hardisk untuk versi 32-bit dan 20 GB untuk 64-bit.
* Kecepatan CPU. Kecepatan CPU minimal bagi Windows 7 adalah 1 GHz.
* Kemampuan Windows Aero.
Windows 7 Upgrade Advisor juga bisa memberitahu apakah pengguna bisa melakukan Upgrade langsung ke Windows 7 atau harus melakukan instalasi dari awal. Aplikasi itu juga akan memeriksa perangkat serta program yang terpasang.
Windows 7 Upgrade Advisor (versi Beta) tersedia untuk diunduh pada situs Microsoft dengan ukuran 6.3 MB. Jika dijalankan pada Windows XP, komputer harus dilengkapi dengan .NET Framework 2.0.
Windows 7 RC1
Para Pengkritik dan pengguna Windows sepertinya bakal takjub dengan hadirnya RC 1 ini. Untuk menghindari kritik "pedas" dari para konsumen, Microsoft kini lebih berhati-hati dalam pengembangan Windows 7.
Sebelumnya pada versi beta, user diberi kesempatan untuk 'mengenal' fitur-fitur baru pada Windows 7. Kini RC 1 hadir dengan penyempurnaan dari fitur-fitur tersebut.
Sebelum menginstal Windows 7 RC 1, ada beberapa hal penting yang perlu anda ketahui:
1. Beberapa perubahan baru seperti:
* Perbaikan Taskbar menjadi lebih responsif dan terasa lega.
* Kemampuan streaming musik melalui Windows Media Player.
* Mengaktifkan/nonaktifkan beberapa fitur Windows. Anda kini dapat 'membuang' Internet Explorer 8 dan beberapa software bawaan Windows lainnya.
* Penambahan Driver Support, anda kini tidak perlu mencari driver baru ketika instalasi Windows 7. Windows 7 otomatis akan mengenali driver tersebut.
* Penambahan wallpapers, themes dan sound schemes yang baru.
2. Anda tidak perlu lagi menggunakan DVD atau bootable disk saat instalasi Windows 7. Anda dapat melakukannya dari dalam Windows itu sendiri.
3. Instalasi upgrade dari versi Beta, kini tidak bekerja lagi pada versi RC 1.
4. Windows 7 ini dapat berjalan dengan VMWare atau Virtual PC.
5. Kemampuan me-repair Windows kini lebih mudah pengoperasiannya. Windows 7 dapat mendeteksi kesalahan sistem Windows, sebelum anda me-repair-nya.
6. Windows XP lama masih bisa berjalan dalam Windows 7, melalui aplikasi Windows XP Mode (XPM). Apakah Windows XPM itu? Nantikan pembahasannya kelak.
7. Kalian dapat menikmati Windows 7 RC 1 ini gratis selama sekitar 1 tahun, sampai batas waktu 1 Juni 2010.
Sumber : http://www.t1to.com/
Tips Membeli Modem
Sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah modem, ada baiknya memperhatikan langkah-langkah berikut :
1. Kenali komputer anda,
2. Putuskan jenis modem yang ingin anda beli,
3. Siapkan pertanyaan untuk penjual modem.
Kenali Komputer Anda
Catat jenis spesifikasi komputer anda, seperti prosesor, jumlah slot ISA/PCI yang masih kosong, jumlah serial port atau paralel port yang masih kosong, jumlah slot USB yang tidak anda gunakan. Jika anda tidak terlalu mendalam tentang hal ini, bawa komputer anda untuk dipasangi modem yang baru oleh penjual.
Putuskan Jenis Modem yang Ingin di Beli
Apakah anda akan membeli modem internal atau eksternal, diskusikan dengan penjual modem dimana modem tersebut akan dibeli. Sebaiknya, hentikan diskusi anda dengan penjual jika salah satu jenis modem tidak tersedia di toko itu, karena penjual akan cenderung menjual yang tersedia saja, sehingga jawaban yang diberikannya memungkinkan akan langsung mengarah ke barang yang tersedia itu saja.
Persiapan Sebelum Membeli
Sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah modem, ada baiknya mempersiapkan pertanyaan berikut ini kepada mereka: Apa alat yang anda beli bergaransi? Jika ya, garansi tersebut berlaku dalam kondisi bagaimana? Dan garansinya seperti apa saja? Apakah meraka memberikan dukungan konsultasi, jika ada permasalahan dengan modem yang dibeli tersebut?, Jika ya, anda bisa menghubungi mereka ke mana? Dan jam berapa saja ?
Berdasarkan pengalaman mereka menjual modem, kerusakan seperti apa saja yang sering terjadi terhadap modem sejenis yang akan anda beli? Dengan pertanyaan tersebut akan mengurangi resiko anda jika anda memiliki permasalahan nantinya terhadap modem baru anda tersebut.
Sumber : http://www.teknologinet.com/
Baca selengkapnya »
1. Kenali komputer anda,
2. Putuskan jenis modem yang ingin anda beli,
3. Siapkan pertanyaan untuk penjual modem.
Kenali Komputer Anda
Catat jenis spesifikasi komputer anda, seperti prosesor, jumlah slot ISA/PCI yang masih kosong, jumlah serial port atau paralel port yang masih kosong, jumlah slot USB yang tidak anda gunakan. Jika anda tidak terlalu mendalam tentang hal ini, bawa komputer anda untuk dipasangi modem yang baru oleh penjual.
Putuskan Jenis Modem yang Ingin di Beli
Apakah anda akan membeli modem internal atau eksternal, diskusikan dengan penjual modem dimana modem tersebut akan dibeli. Sebaiknya, hentikan diskusi anda dengan penjual jika salah satu jenis modem tidak tersedia di toko itu, karena penjual akan cenderung menjual yang tersedia saja, sehingga jawaban yang diberikannya memungkinkan akan langsung mengarah ke barang yang tersedia itu saja.
Persiapan Sebelum Membeli
Sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah modem, ada baiknya mempersiapkan pertanyaan berikut ini kepada mereka: Apa alat yang anda beli bergaransi? Jika ya, garansi tersebut berlaku dalam kondisi bagaimana? Dan garansinya seperti apa saja? Apakah meraka memberikan dukungan konsultasi, jika ada permasalahan dengan modem yang dibeli tersebut?, Jika ya, anda bisa menghubungi mereka ke mana? Dan jam berapa saja ?
Berdasarkan pengalaman mereka menjual modem, kerusakan seperti apa saja yang sering terjadi terhadap modem sejenis yang akan anda beli? Dengan pertanyaan tersebut akan mengurangi resiko anda jika anda memiliki permasalahan nantinya terhadap modem baru anda tersebut.
Sumber : http://www.teknologinet.com/
Jumat, 01 Januari 2010
Membuat MP3 Kita Sendiri
Membuat file mp3 winamp jarang dilakukan oleh kebanyakan orang. Untuk itu perlu cara untuk memodifikasi winamp anda menjadi sebuah program untuk membuat file mp3. kebanyakan file musik dengan segala jenis extensionnya bisa di convert di winamp seperti mid, wav, mpg, wmv dan lain-lain. Untuk dapat menggunakannnya terlebih dahulu anda mengubah option pada jendela preferences pada winamp
Cara mengubah opsi pada winamp
1. klik kanan pada suatu tempat didalam winamp lalu pilih option lalu preferences.. atau langsung Ctrl + P pada keyboard anda.
2. Pada jendela preferences pilih subdirectory plug-ins yakni output.
3. tandai “Nulsoft Disk Writer plug-in v2.0c (x86) lalu configure.
4. Dalam jendela “Nulsoft Disk Writer plug-in v2.0c configuration” terlebih dahulu kita memilih output directory yang kita inginkan lalu tandai “convert to format”
5. pilihlah button […] lalu muncul jendela sound selection
6. Tentukan format dengan MPEG Layer-3 untuk file mp3 atau PCM untuk wav.
7. Tentukan attributes yang anda inginkan lalu ok
8. Kembali jendela “Disk Writer plug-in v2.0c configuration” tandai override thread priority (hack) lalu ok.
9. Keluar dari menu preferences dan winamp anda sudah siap untuk di konver/membuat file mp3.
10. Sebelum mengkonvert, pilihlah jenis file yang anda inginkan untuk di konvert ke mp3 seperti wav, mid, mpg, wmv dan lain-lain.
11. Pilih play/enter untuk mulai mengkonvert.
Baca selengkapnya »
Cara mengubah opsi pada winamp
1. klik kanan pada suatu tempat didalam winamp lalu pilih option lalu preferences.. atau langsung Ctrl + P pada keyboard anda.
2. Pada jendela preferences pilih subdirectory plug-ins yakni output.
3. tandai “Nulsoft Disk Writer plug-in v2.0c (x86) lalu configure.
4. Dalam jendela “Nulsoft Disk Writer plug-in v2.0c configuration” terlebih dahulu kita memilih output directory yang kita inginkan lalu tandai “convert to format”
5. pilihlah button […] lalu muncul jendela sound selection
6. Tentukan format dengan MPEG Layer-3 untuk file mp3 atau PCM untuk wav.
7. Tentukan attributes yang anda inginkan lalu ok
8. Kembali jendela “Disk Writer plug-in v2.0c configuration” tandai override thread priority (hack) lalu ok.
9. Keluar dari menu preferences dan winamp anda sudah siap untuk di konver/membuat file mp3.
10. Sebelum mengkonvert, pilihlah jenis file yang anda inginkan untuk di konvert ke mp3 seperti wav, mid, mpg, wmv dan lain-lain.
11. Pilih play/enter untuk mulai mengkonvert.
Sabtu, 26 Desember 2009
Menyelamatkan Data ‘My Documents’
Hampir semua orang menyimpan datanya didalam folder My Documents. Folder ini memang folder standard dari komputer untuk menyimpan berbagai dokumen kita. Ada satu tips agar kita dapat menyelamatkan data-data yang ada didalam folder My Documents ini, sehingga hilangnya data dapat kita hindari sedini mungkin.
Perlu diketahui bahwa letak ‘folder asli’ dari My Documents ini ada didalam C:\Documents and Settings\Nama User\My Documents. Anda bisa mengeceknya melalui klik kanan pada folder My Documents lalu pilih Properties. Perhatikan pada kotak Target Folder Location, disitulah sebenarnya data My Documents itu disimpan.
Menyimpan data di lokasi tersebut sebenarnya kurang aman, mengapa?. Jika suatu saat komputer kita error (tidak bisa masuk ke Windows misalnya) sehingga tidak ada jalan lain untuk membetulkan komputer kita kecuali dengan memformat Windows, maka susah bagi kita untuk menyelamatkan data My Documents tersebut karena letaknya ada di C, dan begitu melakukan format Windows maka secara otomatis seluruh data yang ada di My Documents ‘akan terhapus’. Memformat Windows sama saja dengan menghapus ’seluruh data’ yang ada di drive / partisi C.
Memang masih bisa untuk diselamatkan, antara lain dengan mengkopi folder My Documents tersebut ke drive lain (seperti drive D, E dsb) melalui DOS, atau memindahkannya melalui kopi hardisk (hardisk kita dipasang di komputer orang lain), namun cara-cara diatas cukup merepotkan bagi kita. Ada satu trik agar kita dapat menyelamatkan data di My Documents yakni dengan memindahkan target dari letak My Documents tersebut ke partisi lain, misalkan D, E dsb.
Caranya cukup mudah, yakni:
- Klik kanan pada Start lalu pilih Explore
- Pada partisi / drive selain C (misalkan di drive / partisi D), buat folder baru dengan nama Dataku (atau nama lain sesuka anda)
- Klik kanan pada folder My Documents lalu pilih Properties
- Klik tombol Move…. Pada kotak yang muncul, cari folder yang anda buat tadi. Jika sudah, klik OK - OK. Pada kotak yg muncul, klik Yes.
Anda bisa cek:
Isi folder My Documents = Isi folder Dataku (pada drive / partisi D)
Dengan demikian, jika suatu saat komputer anda error sehingga harus di format Windows, maka seluruh data My Document akan selamat sebab tidak lagi disimpan di drive C, melainkan sudah dipindahkan ke drive D.
Hal ini sangat penting dilakukan mengingat banyak orang yang kehilangan datanya yang berada di My Documents sewaktu dilakukan format Windows. Jika tips ini anda lakukan, maka kejadian seperti tadi tidak akan menimpa pada anda.
Keterangan :
-Format Windows adalah proses untuk menginstal ulang Windows, dengan kata lain Windows anda diganti dengan yang baru ’secara total’
- Drive / Partisi adalah pembagian lokasi hardisk untuk penyimpanan data di komputer. Jika anda membuka Windows Explorer maka biasanya akan terlihat tulisan (C), (D), (E) dan sebagainya. Bagian-bagian tersebut berguna untuk ‘membagi-bagi’ lokasi penyimpanan data kita. Kecuali drive / partisi untuk CD-ROM/DVD-ROM, drive / partisi ini tidak berfungsi untuk menyimpan data tapi berfungsi untuk membaca kepingan CD / DVD.
Sumber : cerdaskomputer.com
Baca selengkapnya »
Perlu diketahui bahwa letak ‘folder asli’ dari My Documents ini ada didalam C:\Documents and Settings\Nama User\My Documents. Anda bisa mengeceknya melalui klik kanan pada folder My Documents lalu pilih Properties. Perhatikan pada kotak Target Folder Location, disitulah sebenarnya data My Documents itu disimpan.
Menyimpan data di lokasi tersebut sebenarnya kurang aman, mengapa?. Jika suatu saat komputer kita error (tidak bisa masuk ke Windows misalnya) sehingga tidak ada jalan lain untuk membetulkan komputer kita kecuali dengan memformat Windows, maka susah bagi kita untuk menyelamatkan data My Documents tersebut karena letaknya ada di C, dan begitu melakukan format Windows maka secara otomatis seluruh data yang ada di My Documents ‘akan terhapus’. Memformat Windows sama saja dengan menghapus ’seluruh data’ yang ada di drive / partisi C.
Memang masih bisa untuk diselamatkan, antara lain dengan mengkopi folder My Documents tersebut ke drive lain (seperti drive D, E dsb) melalui DOS, atau memindahkannya melalui kopi hardisk (hardisk kita dipasang di komputer orang lain), namun cara-cara diatas cukup merepotkan bagi kita. Ada satu trik agar kita dapat menyelamatkan data di My Documents yakni dengan memindahkan target dari letak My Documents tersebut ke partisi lain, misalkan D, E dsb.
Caranya cukup mudah, yakni:
- Klik kanan pada Start lalu pilih Explore
- Pada partisi / drive selain C (misalkan di drive / partisi D), buat folder baru dengan nama Dataku (atau nama lain sesuka anda)
- Klik kanan pada folder My Documents lalu pilih Properties
- Klik tombol Move…. Pada kotak yang muncul, cari folder yang anda buat tadi. Jika sudah, klik OK - OK. Pada kotak yg muncul, klik Yes.
Anda bisa cek:
Isi folder My Documents = Isi folder Dataku (pada drive / partisi D)
Dengan demikian, jika suatu saat komputer anda error sehingga harus di format Windows, maka seluruh data My Document akan selamat sebab tidak lagi disimpan di drive C, melainkan sudah dipindahkan ke drive D.
Hal ini sangat penting dilakukan mengingat banyak orang yang kehilangan datanya yang berada di My Documents sewaktu dilakukan format Windows. Jika tips ini anda lakukan, maka kejadian seperti tadi tidak akan menimpa pada anda.
Keterangan :
-Format Windows adalah proses untuk menginstal ulang Windows, dengan kata lain Windows anda diganti dengan yang baru ’secara total’
- Drive / Partisi adalah pembagian lokasi hardisk untuk penyimpanan data di komputer. Jika anda membuka Windows Explorer maka biasanya akan terlihat tulisan (C), (D), (E) dan sebagainya. Bagian-bagian tersebut berguna untuk ‘membagi-bagi’ lokasi penyimpanan data kita. Kecuali drive / partisi untuk CD-ROM/DVD-ROM, drive / partisi ini tidak berfungsi untuk menyimpan data tapi berfungsi untuk membaca kepingan CD / DVD.
Sumber : cerdaskomputer.com
Kamis, 17 Desember 2009
Cara mengatasi komputer lemod
Biasanya kelambatan komputer selalu menjadi masalah bagi para pengguna komputer, diantar penyebab-penyebab lambatnya komputer tersebut adalah :
1. (VIRUS) biasanya virus cukup membuat performa komputer sangat lambat oleh karena itu di sarankan agar menggunakan anti virus yang bagus, tapi ingat harus selalu di update karena dunia virus selalu berkembang, maka anda harus mengembangkan performa anti virus anda
2. (PROCESSOR TERLALU PANAS) perlu di ketahui bahwa processor yang panas akan membuat performa komputer menjadi lambat, oleh karena itu perhatikan debu pada FAN komputer penuh dan menghambat perputaran FAN
2. (HARDDISK TERLALU PENUH) biasa saja karena isi pada harddisk terlalu penuh membuat performa turun, oleh karena itu saya sarankan untuk membuang software yang tidak di gunakan
3. (PENGGUNAAN TAMPILAN WINDOWS YANG BERAT) penggunaan tampilan windows yang berat pastinya dapat membuat kinerja komputer menjadi lambad, oleh karena itu saya sarankan untuk menggunakan tampilan yang sederhana kalau perlu tampilan klasik.
Sumber : abdiindonesia.wordpress.com
Baca selengkapnya »
1. (VIRUS) biasanya virus cukup membuat performa komputer sangat lambat oleh karena itu di sarankan agar menggunakan anti virus yang bagus, tapi ingat harus selalu di update karena dunia virus selalu berkembang, maka anda harus mengembangkan performa anti virus anda
2. (PROCESSOR TERLALU PANAS) perlu di ketahui bahwa processor yang panas akan membuat performa komputer menjadi lambat, oleh karena itu perhatikan debu pada FAN komputer penuh dan menghambat perputaran FAN
2. (HARDDISK TERLALU PENUH) biasa saja karena isi pada harddisk terlalu penuh membuat performa turun, oleh karena itu saya sarankan untuk membuang software yang tidak di gunakan
3. (PENGGUNAAN TAMPILAN WINDOWS YANG BERAT) penggunaan tampilan windows yang berat pastinya dapat membuat kinerja komputer menjadi lambad, oleh karena itu saya sarankan untuk menggunakan tampilan yang sederhana kalau perlu tampilan klasik.
Sumber : abdiindonesia.wordpress.com
Freeware Video Converter (flv, avi, asf, 3gp etc )
Saat ini untuk sekedar konversi audio video sungguh lebih mudah. Sebelumnya jika kita ingin mendapatkan program gratis konversi video misalnya, mungkin bisa kita dapatkan, tetapi biasanya banyak keterbatasan yang dimiliki. Apalagi untuk konversi video seperti Flash Video (FLV) yang sudah menjadi standar Video di Internet, sebelumnya sangat sulit ditemukan software yang benar-benar gratis.
Salah satu layanan video di Internet adalah YouTube, yang merupakan layanan video terbesar di dunia, dengan hit puluhan juta per hari. Format yang digunakan adalah Flash Player (FLV), yang pada dasarnya hanya bisa di lihat secara online melalui web browser ( di Mozilla Firefox, bisa kita download dengan tambahan plugins tertentu).
Dengan banyaknya format audio video, maka terkadang kita memerlukan konversi berbagai format yang ada ke format umum yang bisa di putar di sembarang player atau di ubah ke VCD. Untuk melakukan hal ini, saat ini ada library FFmpeg yang dikembangkan oleh ffmpeg team. FFmpeg sebenarnya merupakan kumpulan berbagai library untuk merekam, menjalankan dan mengkonversi berbagai format audio video. Library ini telah digunakan oleh banyak aplikasi/proyek. FFMpeg dikembangkan dibawah Linux, tetapi telah dikompile ke berbagai format, sehingga bisa digunakan oleh hampir semua Sistem Operasi termasuk Windows.
Proyek ini sebenarnya terdiri dari beberapa komponen, diantaranya adalah ffmpeg itu sendiri yang merupakan command line tool untuk mengkonversi dari satu format video ke format lainnya, tools ini juga mendukung untuk menangkap dan encoding dari TV card secara real time. Komponen lainnya adalah ffplay, merupakan simple media player yang dapat digunakan untuk menjalankan berbagai format video. Dan masih ada beberapa komponen lainnya. Silahkan dilihat informasi di Wikipedia tentang FFmpeg untuk lebih lengkapnya, atau langsung mengunjungi web sitenya.
Bagi seorang ahli dan sudah biasa dengan command prompt, bisa saja download aplikasi langsung library ffmpeg dan langsung melakukan konversi file melalui command line. Tetapi bagi kebanyakan orang, tentu ini bukan hal yang mudah. Apalagi jika harus mengkonversi file dengan jumlah yang banyak, sehingga kita memerlukan tools atau aplikasi tambahan agar lebih mudah. Mengingat fasilitas yang begitu banyak, maka banyak proyek yang mengembangkan berdasarkan library ini. Salah satunya adalah WinFF. Dengan aplikasi open source ini, yang dibuat dengan Program Lazarus ( IDE mirip Delphi dengan Freepascal ) kita dengan mudah mengkonversi berbagai format audio maupun video, termasuk format FLV. Yang perlu diingat bahwa tidak semua file flv bisa dikonversi, karena kemungkinan file tersebut menggunakan teknologi (codec) yang terbaru). Untuk melihat proyek apa saja yang menggunakan FFmpeg bisa dilihat di : http://ffmpeg.org/projects.html
Format yang didukung antara lain :
3g2, 3gp, DVD Audio (ac3), Flash Video (flv), H264, Ipod 16:9 WideScreen, XviD HQ, Ipod 4:3 standard, Mobile Phone Audio (amr), MP3, Mpeg 2, Mpeg2 video only, MPEG-4, mpeg3, NTSC DVD, NTSC SVCD, NTSC VCD, PAL DVD, PAL SVCD, PAL VCD, Quictime MOV, Wave (audio only), WMV, Xvid with AC3 audio, Xvid with MP3 audio.
Sumber : ebsoft.web.id
Baca selengkapnya »
Salah satu layanan video di Internet adalah YouTube, yang merupakan layanan video terbesar di dunia, dengan hit puluhan juta per hari. Format yang digunakan adalah Flash Player (FLV), yang pada dasarnya hanya bisa di lihat secara online melalui web browser ( di Mozilla Firefox, bisa kita download dengan tambahan plugins tertentu).
Dengan banyaknya format audio video, maka terkadang kita memerlukan konversi berbagai format yang ada ke format umum yang bisa di putar di sembarang player atau di ubah ke VCD. Untuk melakukan hal ini, saat ini ada library FFmpeg yang dikembangkan oleh ffmpeg team. FFmpeg sebenarnya merupakan kumpulan berbagai library untuk merekam, menjalankan dan mengkonversi berbagai format audio video. Library ini telah digunakan oleh banyak aplikasi/proyek. FFMpeg dikembangkan dibawah Linux, tetapi telah dikompile ke berbagai format, sehingga bisa digunakan oleh hampir semua Sistem Operasi termasuk Windows.
Proyek ini sebenarnya terdiri dari beberapa komponen, diantaranya adalah ffmpeg itu sendiri yang merupakan command line tool untuk mengkonversi dari satu format video ke format lainnya, tools ini juga mendukung untuk menangkap dan encoding dari TV card secara real time. Komponen lainnya adalah ffplay, merupakan simple media player yang dapat digunakan untuk menjalankan berbagai format video. Dan masih ada beberapa komponen lainnya. Silahkan dilihat informasi di Wikipedia tentang FFmpeg untuk lebih lengkapnya, atau langsung mengunjungi web sitenya.
Bagi seorang ahli dan sudah biasa dengan command prompt, bisa saja download aplikasi langsung library ffmpeg dan langsung melakukan konversi file melalui command line. Tetapi bagi kebanyakan orang, tentu ini bukan hal yang mudah. Apalagi jika harus mengkonversi file dengan jumlah yang banyak, sehingga kita memerlukan tools atau aplikasi tambahan agar lebih mudah. Mengingat fasilitas yang begitu banyak, maka banyak proyek yang mengembangkan berdasarkan library ini. Salah satunya adalah WinFF. Dengan aplikasi open source ini, yang dibuat dengan Program Lazarus ( IDE mirip Delphi dengan Freepascal ) kita dengan mudah mengkonversi berbagai format audio maupun video, termasuk format FLV. Yang perlu diingat bahwa tidak semua file flv bisa dikonversi, karena kemungkinan file tersebut menggunakan teknologi (codec) yang terbaru). Untuk melihat proyek apa saja yang menggunakan FFmpeg bisa dilihat di : http://ffmpeg.org/projects.html
Format yang didukung antara lain :
3g2, 3gp, DVD Audio (ac3), Flash Video (flv), H264, Ipod 16:9 WideScreen, XviD HQ, Ipod 4:3 standard, Mobile Phone Audio (amr), MP3, Mpeg 2, Mpeg2 video only, MPEG-4, mpeg3, NTSC DVD, NTSC SVCD, NTSC VCD, PAL DVD, PAL SVCD, PAL VCD, Quictime MOV, Wave (audio only), WMV, Xvid with AC3 audio, Xvid with MP3 audio.
Sumber : ebsoft.web.id
Langganan:
Postingan (Atom)
